sumber ilustrasi : assets.kompas.com |
Siapa yang hari ini mengantar anak ke sekolah? Mudah-mudahan
kita termasuk yang diantaranya ya. Bukan semata karena ini himbauan Pak Anies
Baswedan, tapi karena kita benar-benar menyadari bahwa hari-hari pertama anak
masuk sekolah akan menjadi pengalaman paling mengesankan bagi anaknya.
Sedemikian pentingnya hari pertama masuk sekolah, Pak Menteri
pun berharap kepada institusi yang ada di tanah air untuk memberikan sedikit
ruang bagi para orang tua, mengizinkan mereka mengantar anak ke sekolah sebelum
nantinya kembali bekerja.
Tidak hanya bagi orang tua dan anak, bagi guru pun hari
pertama masuk sekolah hari paling penting dalam pembelajaran. Hari pertama
sekolah merupakan momentum untuk saling mengenal, membuat kesepakatan belajar,
dan yang tidak kalah penting adalah membangun chemistry (kedekatan hubungan)
antara guru dengan murid.
Bagi orang tua juga tak kalah penting. Kesempatan ini bisa
dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menggali sedalam-dalamnya tentang sekolah,
mengenal lebih dekat dengan para gurunya, sekaligus mengamati bagaimana
lingkungan sekolah tempat anaknya belajar, mengenal dan saling bertukar nomor
handphone dengan guru, untuk kemudian bisa dijadikan sebagai media menjalin
hubungan di hari-hari berikutnya.
***
Seperti yang sudah ramai diberitakan, Menteri Pendidikan dan
Budaya Anis Baswedan menghimbau para orang tua untuk mengantar anaknya di hari
pertama sekolah pada 18 Juli 2016 ini. Menurut Pak Menteri gerakan ini
merupakan cara saling membangun komunikasi antara orang tua dan pihak sekolah.
Dengan begitu, orang tua dapat sepenuhnya memercayakan sang anak saat belajar
di lingkungan sekolah.
Jangan sampai terjadi, orang tua tidak tahu banyak informasi
tentang sekolah tempat anaknya belajar. Tidak kenal dengan guru yang mengajar
anaknya. Kedekatan orang tua dengan guru juga perlu dijalin sebagaimana
kedekatan antara guru dengan murid. Semua harus bersinergi, karena sekolah
bukanlah tempat penitipan anak, yang sifatnya hanya sebatas transaksional
semata.
Ini penting mengingat anak-anak kita sepertiga harinya waktunya
lebih banyak interaksinya dengan guru-guru dan lingkungan sekolah. Gesekan
maupun konflik kemungkinan saja bisa terjadi. Jika tidak terjalin komunikasi
dengan baik antara orang tua dan guru,
maka peristiwa orang tua melaporkan gurunya ke polisi, kemungkinan bisa
terjadi. Padahal, jika antara guru dan orang tua murid sedemikian akrab, saling
mengenal satu sama lain, semua persoalan mendidik anak, bagaimana
kesepakatannya, bisa diselesaikan dengan tanpa harus ke ranah hukum positif.
Kehadiran orang tua ke sekolah tentu akan menambah suasana
kedekatan hubungan antara guru, orang tua, dan kepala sekolah. Guru menyambut kehadiran
orang tua dan , berkenalan, saling tukar nomor handphone, meminta informasi
sekaligus masukan buat sekolah maupun hal-hal yang perlu diperhatikan
anak-anaknya.
Orang tua yang menyempatkan diri datang ke sekolah bersama
sang anak, tentu akan menjadi pengalaman berkesan. Rasa percaya diri anak
bertambah. Orang tua juga dapat melihat langsung bagaimana lingkungan sekolah
maupun kelas yang akan ditempati anaknya.
Hari pertama sekolah sarat dengan nuansa kebaruan. Banyak keluarga
baru. Yang secara otomatis menghadirkan semangat dan suasana kehangatan baru di
sekolah setelah proses liburan yang terlampau panjang. Pertemuan di hari
pertama menjadi semacam momentum melepaskan kerinduan setelah sekian lama tidak
bertemu.
_______________________________________________________________
Ali Irfan
Pengelola Buana Kids dan SD Al Biruni
Sekolah yang menerapkan metode sentra dengan jumlah siswa maksimal 12 anak.
SD Al Biruni sendiri masih memberikan kesempatan untuk menerima siswa baru. Silahkan datang langsung ke sekretariat kami di Jl. Raya Pacul No 59-61, Kecamatan Talang - Kabupaten Tegal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar